Om Swastiastu Om

.

Panca Wali Krama di Pura Pasar Agung Besakih Desa Sebudi Karangasem


Karya Panca Wali Krama pertama kalinya akan digelar di Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Besakih Giri Tolangkir, Sebudi, Selat, Karangasem. Upacara akan dirangkai dengan Wana Kertih, Labuh Gentuh dan Pujawalai Purnama Kelima. Terkait karya agung ini, sejumlah krama Bali mulai menghaturkan ngayah, termasuk memberikan berbagai sumbangan sarana-prasarana upakara.
Rangkaian Panca Wali Krama akan diawali dengan upacara melasti dari Pura Agung Besakih Giri Tolangkir menuju pantai Watu Klotok, Klungkung. Yang istimewa, selama melasti, sekitar 10.000 krama adat akan ikut dengan berjalan kaki. “ Ini adalah Panca Wali Krama pertama kalinya di Pura Pasar Agung. Melasti kita gelar dengan berjalan kaki sepanjang 40 Km,”kata Manggala Karya, IGBA Suteja didampingi  penglingsir Pura Pasar Agung Jro Mangku Gede Umbara bersama  Seksi Upakara Jro Mangku Made Tirta dan Jro Mangku Nyoman Sujana saat simakrama ke Bali Post, Senin (06/10/2014).  Melasti di Watu Klotok akan dipuput lima sulinggih, masing-masing Ida Pedanda Gede Dangin Manuaba, Badung, Ida Peranda Gde Putra Tembau dari Gria Aan Klungkung, Ida Pedanda Putra Bajing, Denpasar, Ida Pedanda Jelantik Duaja dari Gria Buda Keling Karangasem dan Jero Gede Sengguhu Temburu Wasa dengan disaksikan Ida Dalem Smaraputra. Selain melasti, digelar juga tawur labuh gentuh dan pakelem. Wewalungan yang digunakan diantaranya banteng, kambing, angsa dan bebek. Usai melasti, Ida Bethara akan kairing kembali dan mesandekan di Pura Kentel Gumi dengan upacara ngayaban dipuput Ida Peranda Putra Tembau dan Ida Peranda Nyoman Gunung, Muncan. Dijadwalkan, Ida Bethara akan tiba kembali ke Pura Pasar Agung, 22 Oktober, pukul 04.00 wita. “ Dari Pura Kentel Gumi, iring-iringan pulang menggunakan kendaraan, tidak berjalan kaki,”jelas IGBA Suteja. Upacara akan dilanjutkan puncak Panca Wali Krama dengan tawur caru besar dipuput 16 sulinggih, termasuk dihadiri seluruh Bupati/Walikota se-Bali. Kemudian, 24 Oktober dilanjutkan Nyepi Karya di Kecamatan Selat. “ Selama Nyepi Karya, umat tidak bisa tangkil ke Pura Pasar Agung selama sehari,” jelasnya. Umat bisa tangkil, 25 Oktober hingga penyineban 18 Nopember 2014. Puncak Wali Krama bertepatan dengan Pujawali Purnama Kelima akan digelar 7 Nopember 2014.

Terkait karya ini, panitia karya berharap bantuan dana dari seluruh krama Bali. Bantuan bisa diserahkan langsung ke panitia di Pura Pasar Agung atau ke redaksi Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar. Krama Bali juga bisa ngaturang ngayah ke pura.
Sumber: Balipost

0 komentar:

Posting Komentar