Om Swastiastu Om

.

Makna Purwa Daksina - Dharma Tula


PURWA DAKSINA

Apa makna dari me-purwa daksina ?
          Makna dari mepurwa daksina adalah sebagai simbul meningkatkan status dari Atman (roh) dari orang yang meninggal, dari status preteka menjadi Dewa Hyang atau Pitara. Atau merupakan suatu proses penyucian dari Atman akan menuju sumberNya yaitu Sang Hyang Paramaatma.

Ke mana arah perputarannya dan apa maknanya?
          Arah perputarannya adalah ke arah kanan tiga kali. Maknanya sebagai simbul peningkatan atau penyucian yaitu kea rah atas. Dimana prosesnya dimulai dengan berputaran ke kanan sebagai simbul naik, karena Ida Sanghyang Widhi dianggap bertahta diatas. Hal ini digambarkan seperti kita memasang baut, kalau di putar ke kanan maka baut akan naik. Begitu juga kalau baut itu diputar ke kiri maka baut akan turun.

            Hal semacam ini bisa juga kita lihat ketika orang menuangkan air ke dalam botol dengan alat ceroncong. Pada waktu air masuk ke dalam botol, air yang ada dicerongcong akan berputar ke kiri adalah simbul turun. Dalam upacara pitra yadnya sebelum ngaben jenasah dibawa ke kuburan dilakukan berputar ke kiri tiga kali di depan rumah atau di pertigaan jalan sebagai permakluman kepada yang berkuasa disana yakni Sang Hyang Sapuh Jagat, di perempatan jalan yang berkuasa adalah Sang Hyang Catur Bhuana dan di pemuhunan setra yang berkuasa adalah Sang Hyang Berawi. Berputar ke kiri (prasawya) juga sebagai simbulis turun yaitu simbolis peleburan atau pengembalian panca mahabhuta yang menyusun badan wadah orang yang meninggal kembali ke panca mahabhuta yang ada di bhuana agung.

            Sebaliknya pada waktu nyekah berputar ke kanan tiga kali sebagai simbolis penyucian atau peningkatan status sebagai simbul naik dimana atman orang yang meninggal ditingkatkan agar bisa bersatu dengan Tuhan. Jadi kesimpulannya bahwa yang dimaksud purwa daksina adalah perputaran tiga kali ke kanan (sesuai dengan perputaran jam) sebagai simbul naik. Sedangkan lawannya adalah berputar ke kiri (bertentangan dengan jarum jam) disebut prasawya, simbul turun, sebagai simbolis bersatunya panca mahabhuta yang ada di bhuana alit (orang yang meninggal) dengan panca mahabhuta yang ada di bhuana agung.

Mengapa didepan barisan purwa daksina ada sapi putih?
            Sapi putih adalah simbolisasi wahana/kendaraan Dewa Siwa. Dewa Siwa dianggap berstana di puncak gunung atau di atas. Oleh sebab itu Sang Pitara atau sekah itu dikelilingi ke kanan tiga kali sebagai simbul atau lambang naik ke puncak gunung., mengikuti jejaknya lembu sebagai simbul bahwa pitara akan menuju Siwaloka, atau Dewa Siwa yang dicari. Jadi sapi putih sebagai penunjuk jalan bagi pitara menuju kea lam Siwa (Siwa loka).
Mengapa orang yang nyuwun sekah tersebut memakai ikat kepala (plekir)?
            Orang yang nyuwun sekah biasanya warnanya putih, dimaksudkansebagai simbul kesucian. Maksudnya menyucikan pikiran kita (berpikir yang baik dan benar) karena Tuhan tidak akan menampakkan diri pada orang yang pikirannya keruh. Orang yang mundut sekah memakai ikat kepala (plekir), simbolisnya mengikat pikiran supaya bisa melihat mana kebenaran yang sejati. Juga diartikan simbolis pengendalian pikiran. Mengapa pikiran perlu dikendalikan? Karena alam pikiran sangat lincah dan liar tidak bisa diam. Seperti air yang besar kalau bisa dikendalikan dibuatkan waduk-waduk, bisa berguna untuk sawah. Tetapi air yang besar kalau tidak dikendalikan akan membawa malapetaka, seperti banjir, longsor dll. Jadi kesimpulannya, memakai ikat kepala pada waktu nyuwun sekah adalah simbolis pengendalian pikiran karena apa saja yang kita lakukan sumbernya dari pikiran . Jadi pikiran yang terkendali akan menuju kerahayuan, sedangkan pikiran yang tidak tidak terkendali akan menuju kehancuran.


                                    (sumber “majalah Taksu asuhan:Drs. IB. Gde Wiyana)                     

1 komentar:

  1. Saya dulu seperti orang gila, bahkan hendak bunuh diri, usaha saya ditipu sahabat karib dan membawa lari semua uang saya. Sayapun harus menanggung hutang supplier dari usaha kontraktor yang dibawa lari teman saya. Kesana kemari minta bantuan gak ada yang nolong. Bahkan saya sudah keliling Indonesia untuk mendapatkan atau mencari pinjaman dan dana gaib, tapi untung di ujung keputus asa’an saya bertemu dgn KI WARA yang dikenalkan oleh adik ipar saya, akhirnya bliau menawarkan bantuan Dana Gaib tanpa tumbal/resiko diawal ataupun akhir dan dari golongan putih.setelah persyaratanya dilengkapi dan ritual selesai, MENGEJUTKAN !!!, saya mendapatkan dana gaib sebesar 1 Milyar dihadapan saya.INFO KI WARA HUB 085242894584 atau whatsapp 085242894584💸.Klik Pesugihan Ki Wara Disini💸

    BalasHapus