Om Swastiastu Om

.

Padewasan - Wewaran - Wuku


Dari dasar pengetahuan Wariga, yaitu wuku menimbulkan padewasan, demikian pula antara pertemuan wewaran dengan wuku menimbulkan beberapa padewasan, sebagai berikut :
1.      Wuku Rangdatiga
Wariga, Warigadian, Pujut, Pahang, Menail, Prangbakat.
Tidak baik melakukan wiwaha (pernikahan).
2.      Wuku Tan Paguru
Gumbereg, Kuningan, Medangkungan, Kelawu.
Tidak baik untuk memulai belajar, tidak baik melakukan pekerjaan yang penting-penting atau yadnya.
3.      Was panganten
Jatuhnya pada hari Redite dan Saniscara, pada wuku Tolu, Dungulan, Krulut, Menail dan Dukut.
Baik untuk membuat suatu yang runcing, mengadakan pertemuan, membuat tembok, dasar tembok/bangunan, membuat pagar. Tidak baik untuk wiwaha dan mengubur mayat.
4.      Wuku Salahwadi
Sinta, Landep, Gumbereg, Sungsang, Dungulan, Pahang, Tambir, Medangkungan, Prangbakat, Bala, Wayang, Watugunung.
Tidak baik untuk upacara potong rambut, pernikahan dan atiwa-tiwa.
5.      Ingkel Wong
Sinta, Wariga, Langkir, Tambir, Bala.
Pantang untuk melakukan pekerjaan penting-penting, Manusa Yadnya, Pernikahan dan pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan manusia.
6.      Ingkel Sato
Landep, Warigadian, Medangsia, Medangkungan, Ugu.
Pantang untuk memulai memelihara binatang kaki 4 (sato = wewalungan)
7.      Ingkel Mina
Ukir, Julungwangi, Pujut, Matal, Wayang.
Pantang untuk mengambil/memindahkan dan memulai memelihara ikan.
8.      Ingkel Manuk
Kulantir, Sungsang, Pahang, Uye, Klawu.
Pantang untuk mengambil atau memulai memelihara binatang berkaki 2
9.      Ingkel Taru
Tolu, Dungulan, Krulut, Menail, Dukut.
Pantang untuk menanam, menebang, menempel  pohon-pohonan sehubungan dengan bangunan.
10.  Ingkel Buku
Gumbereg, Kuningan, Merakih, Prangbakat, Watugunung.
Pantang untuk menanam,menebang tanaman yang beruas, seperti tebu dan bambu.
11.Ratu Mangure
Wrespati Medangkungan.
Baik untuk menanam tanaman yang buahnya berbatu.
12.  Ratu Magelung
Buda Menail.
Baik untuk menanam kelapa.
13.  Ratu Manyingal
Wrespati Matal.
Baik untuk menanam papaya.
14.  Sri Bagia
Soma Gumbereg, Pujut, Matal.
Buda Kulantir, Saniscara Sinta, Bala.
Baik memulai membina persahabatan.
15. Sarik Agung
Buda Kulantir, Dungulan, Merakih, Bala.
Tidak baik untuk memulai pekerjaan.
16. Tutut Masih
Redite Mrakih
Soma Julungwangi, Kuningan, Langkir, Wayang.
Anggara Krulut, Prangbakat.
Wrespati Sinta.
Sukra Tambir, Uye.
 Baik untuk melas rare (memisah anak netek), mulai mengajar/melatih ternak, membentuk perkumpulan, melubangi hidung sapi, membuka sekolah/perguruan.
17. Tutur mandi.
Redite Ugu.
Wrespati Julungwangi, Pujut, Medangkungan, Matal, Prangbakat.
Sukra Landep.
Saniscara Ugu.
 Baik melakukan yang bersifat gaib, memberikan petuah/nashat.
18. Uncal Balung.
Anggara Dungulan s/d Buda Pahang.
Tidak baik melakukan segala jenis pekerjaan yang dianggap penting.
19. Wuku Katadah Kalarau
Redite Julungwangi, Klawu.
Soma Pahang, Prangbakat.
Anggara Ukir, Krulut, Bala. 
Buda Kulantir.
Wrespati Langkir.
Sukra Tolu, Gumbereg, Ugu.
Saniscara Pujut, Matal, Dukut.
 Tidak baik melakukan yadnya atau pekerjaan yang penting.
20. Titi Buwuk.
Redite Mrakih, Ugu, Wayang, Klawu, Watugunung.
Soma Wrigadean, Julungwangi, Medangkungan.
Anggara Sinta, Wariga, Matal.
Buda Landep, Kulantir, Tolu, Sungsang, Pujut, Tambir, Bala.
Wrespati Gumbereg, Langkir, Krulut, Uye, Prangbakat.
Sukra Ukir, Dungulan, Kuningan. Saniscara Pahang, Matal, Menail, Dukut.
Baik untuk melakukan upacara menghilangkan segala penyakit, karena kena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk membuat tangga/banggul, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan yang penting, hindari bepergian.
21. Taliwangke.
Soma Uye.
Anggara Wayang.
Buda Landep,
Wrespati Wariga.
Sukra Kuningan,
Saniscara Krulut.
Baik untuk memasang tali rambat di sawah, di kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi. Tidak baik untuk membuat tali pengikat ternak dan benang tenun.

Sumber : Drs. I Nyoman Sukada

0 komentar:

Posting Komentar