Om Swastiastu Om

.

Pura Pasar Agung dan Melanting Gunung Salak - Renovasi Penyengker

Deretan Patung Menunggu untuk Ditempatkan

Gemuruh mesin gerinda pemotong batu terus terdengar seakan berlomba dengan denting genta Jro Mangku di Pura Pasar Agung dan Melanting Gunung Salak. Sekitar 6 orang tukang dari Bali dibantu dengan tenaga lokal terus berusaha untuk mengejar deadline sebelum odalan tanggal 31 Agustus 2012. Jejeran patung yang langsung didatangkan dari Bali tampak berjejer sedang menunggu untuk di tempatkan di bagian yang sudah ditentukan.

Ya, di Pura Pasar Agung dan Melanting Gunung Salak sedang berlangsung kegiatan renovasi penyengker Pura yang mana penyengker sebelumnya sudah harus diganti.

Menurut Jro Mangku Istri, Ibu Made Sadnya, penyengker yang sedang dipasang merupakan danapunia/aturan dari umat yang secara khusus mendesign penyengker tersebut sehingga kelihatan sangat indah dan sesuai dengan lingkungannya. Umat se-Dharma yang kebetulan tangkil ke Pura Pasar Agung dan Melanting Gunung Salak bisa menyaksikan keunikan dan kekhasan penyengker Pura tersebut.

Jro Mangku Isteri sendiri sama sekali tidak menyangka bahwa penyengker Pura tersebut akan bisa dipasang dan di selesaikan sebelum odalan mengingat banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Tapi dengan keyakinan dan kepasrahan kehadapan Ida Sesuhunan, maka segala tantangan tersebut satu persatu bisa dihadapi dan akhirnya penyengker tersebut siap untuk di pasang.

Tampak Jro Mangku Gede juga ikut sekali-sekali memberi arahan dengan gaya humorisnya yang khas, membuat semua yang hadir tersenyum. Tidak lupa pula teh dan kopi serta kue-kue ikut menemani kesibukan di Pura tersebut.

Progress dari renovasi tersebut sudah lebih dari setengahnya, diharapkan akan selesai sebelum odalan yang akan datang. Jro Mangku Istri yang selalu ramah tersebut sudah mulai mendiskusikan acara pemelaspasan yang rencananya akan dilakukan bersamaan dengan prosesi odalan di Pura tersebut.

Ida PedandaGde Panji Sogata sendiri waktu acara Matur Piuning dan Pewintenan pada tanggal 2 Agustus 2012, seperti mendapat firasat bahwa penyengker akan selesai, meskipun belum ada tanda-tanda akan adanya renovasi. Sekali lagi ini membuktikan bahwa Ida Sesuhunan yang ber-Sthana sangat pemurah dan penuh kasih sayang terhadap umat manusia.

Jro Mangku Istri berharap dengan selesainya penyengker tersebut diharapkan umat semakin banyak yang tangkil sesuai dengan fungsi Pura untuk mengayomi umat manusia sehingga Ida Sesuhunan yang merupakan manifestasi dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa bisa menganugerahkan kesejahteraan.

Seperti diketahui, Pura Pasar Agung dan Melanting merupakan Sthana Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya untuk menganugerahkan kesejahteraan bagi umat manusia. Umat yang punya usaha apapun bisa tangkil dan mendapat anugerah di Pura tersebut.



 

0 komentar:

Posting Komentar