Om Swastiastu Om

.

Fenomena Gunung Es (Ice Berg) dalam Sad Ripu

Om Swastiastu Om

Brahman Atman Aikyam

Seperti diketahui bahwa masuknya Atman ke dalam wadag dalam proses kelahiran akan menyebabkan Atman diliputi oleh kegelapan/Awidya seperti asap yang menyelimuti api. Hal ini mengakibatkan manusia terjerumus dalam kegelapan batin dan bingung akan kenyataan diri sejati.

Hasil dari penciptaan itu sendiri memiliki 3 sifat yang alamiah yang sering kita sebut sebagai Tri Guna yaitu Satwam, Rajas dan Tamas. Ketiganya merupakan bahan bakar yang menyebabkan aktifitas di  dunia ini.

Selanjutnya dari Tri Guna lahirlah berbagai macam sifat baik dan buruk. Diantara sifat itu terdapat 6 sifat yang merupakan musuh kita yang sering di sebut Sad Ripu. Sad artinya enam, Ripu artinya musuh. Jadi Sad Ripu merupakan 6 musuh yang terlahir dari ketiga sift Tri Guna tersebut. Sad Ripu terdiri dari
  1. Kama - Keinginan
  2. Loba - Ketamakan
  3. Krodha - Kemarahan
  4. Moha - Kebingunan
  5. Mada - Kesombongan
  6. Matsarya - Irihati/Dengki
Kalau kita perhatikan, Sad Ripu dimulai dari Kama yang artinya keinginan. Keinginan di sini merupakan sifat manusia yang paling alamiah. Keinginan sangatlah berbeda dengan kebutuhan.

Sebagai contoh, apabila kita haus maka yang kita butuhkan adalah air untuk mengihilang haus tersebut. Tapi sering kita menginginkan minuman yang lain (bir, cola dst) untuk menghilangkan rasa haus kita. Di sini kita bisa terjerembab dalam keadaan yang lebih buruk apabila kita tidak bisa mengendalikan keinginan tersebut.

Apabila kita tidak mengontrol keinginan itu maka, bila keinginan terpenuhi akan menyebabkannya menjadi tidak terkendali sehingga akan menimbulkan ketamakan (Lobha), apabila keinginan tidak terpenuhi maka akan menyebabkan kemarahan (Krodha) yang akan muncul di diri kita.

Lobha dan Krodha, baik yang terpenuhi maupun yang tidak, akan menyebabkan kebingungan (Moha) dilanjutkan dengan kesombongan (Mada). Semua proses tersebut baik yang terpenuhi maupun yang tidak akan berujung pada irihati/dengki (Matsarya)

Jadi kita harus berhati-hati dengan situasi diri kita, apabila kita mempunyai perasaan iri hati/dengki maka waspadalah bahwa itu merupakan akumulasi dari berbagai macam sifat Sad Ripu yang tentu saja diawali dengan Kama (keinginan).

Dalam Kitab Bhagavad Gita ketika Arjuna menanyakan penyebab dari manusia melakukan dosa yang betentangan dengan hati nurani, maka Sri Bhagavan menjawab dalam bab III sloka 37 dinyatakan

kama esa krodha esa
rajo-guna-samudbhavah
mahasano maha-papma
viddhy enam iha vairinam
Yang artinya:

Itulah keinginan, itulah nafsu
yang berasal dari rajaguna
sangat membinasakan
bebaskan dirimu dari padanya


Di sini secara jelas diberitahukan oleh Tuhan sendiri, bahwa Kama & Krodha adalah penyebab manusia kehilangan jati diri. Mereka seperti asap yang menyelimuti api, mnyebabkan sang diri kehilangan sifat aslinya. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dan bebaskan diri kita dari sifat-sifat tersebut.

Leluhur kita lebih lanjut menganalisis sifat-sifat itu, dan terumuskan dengan nama Sad Ripu yang merupakan pengejawantahan dari Kama dan Krodha.

Memerangi Sad Ripu harus dimulai dari membatasi keinginan/Kama, karena keinginan/kama yang berlebihan merupakan sumber dari penderitaan, baik terpenuhi ataupun tidak. Dengan terkendalikannya Kama tersebut, maka otomatis element-elemen yang akan sulit berkembang sehingga kita terhindar dari kehancuran dan Sang Diri sejati akan menampakkan jati dirinya.

Dalam catur Purusa Artha dikatakan bahwa satu-satunya keinginan yang boleh ada di dalam diri kita adalah keinginan akan Moksa atau Kama Moksa. Keinginan akan moksa akan membawa kita lebih dekat dengan Sang Pencipta dan akan menghilangkan asap yang menyelimuti Sang Diri Sejati, menjadikan manusia menjadi lebih baik.

Om Namo Siwa Ya, Om Nama Budha Ya
Om Shanti, Shanti, Shanti Om

Mangku Pasar Agung & Melanting Gunung Salak - Mangku I Nyoman Hari Kontha



0 komentar:

Posting Komentar