Om Swastiastu Om

.

Asta Dasa Berata Pramiteng Prabu



Asta Dasa Berata Pramiteng Prabu

Delapan belas kekuasaan/kewenangan seorang Raja/Pemimpin. (petuah Sang Rama kepada Adiknya / Menurut theori Patih Gajah Mada).



1. Wijaya; bersikap tenang dan bijaksana.Pemimpin hendaknya tenang, sabar dan bijaksana, tidak cepat panic menghadapi persoalan;



2. Matri Wira; berani membela yang benar. Pemimpin harus berani mebela kebenaran secara universal.



3. Matangguan; harus mendapat kepercayaan rakyat. Pemimpin harus mendapat kepercayaan rakyat, karenanya ia harus bertindak atas landasan Tri Kaya Parisudha.



4. Satya bhakti a prabhu; taat kepada pemimpin/pemerintah. Pemimpin harus taat kepada atasan. Artinya untuk siap diangkat sebagai pemimpin dan siap bertindak kalau dipimpin.



5. Wagmi wak; pandai bericara dan meyakinkan pendengar. Maksudnya. Pemimpin harus bisa beragetasi untuk membangunkan semangat rakyat dalam menunaikan tugas baktinya kepada Nusa dan Bangsa.



6. Wicak Saneng Naya; cerdik menggunakan pikiran. Pemimpin harus cerdik mengemukakan buah pikirannya.



7. Sarjawa Upasama ; selalu bersikap rendah hati. Bersifat rendah diri/hati. Jadi pemimpin tidak patut merasa diri super dan sombong.



8. Dirotsaha; rajin dan tekun bekerja. Rajin dan tekun dengan segala daya, karsa dan ciptanya sebagai Asewaksa Jagat (Abdi Masyarakat).



9. Tan Satresna; jangan terikat/mengikatkan diri pada satu golongan atau persoalan. Tidak mengikat diri atau tidak memihak kepada salah satu golongan atau aliran.



10. Masihi Samasta Buwana; bersikap kasih sayang kepada semuanya. Menyayangi isi alam semesta. Maksudnya, mempunyai rasa peri-kemanusiaan yang tebal.



11. Sih Semesta buwana; dikasihi oleh semuanya; Pemimpin harus berusaha agar betul-betul dicintai oleh rakyat.



12. Negara Gineng Pratidnya; selalu mengabdi dan mendahulukan kepentingan negara. Selalu mengutamakan kepentingan Negara dari pada kepentingan pribadi maupun keluarga atau golongan.



13. Dibyacita; toleran terhadap pendirian orang lain. Toleran terhadap pendirian orang lain dengan lapang dada dan pandangan luas.



14. Sumantri; tegas dan jujur. Pemimpin hendaknya tegas dan jujur sehingga tegaknya wibawa dan simpatik.



15. Nayakemeseh; selalu dapat menguasai musuh. Seorang Pemimpin, hendaknya dapat menguasai musuh, baik yang ada di luar maupun dalam Negeri, lebih-lebih musuh dalam diri sendiri.



16. Ambeg Paramartha; pandai mendahulukan hal-hal yang lebih penting. Pemimpin hendaknya bijaksana mengutamakan yang lebih penting.



17. Waspada Pubha Wisesa; waspada selalu/introspeksi diri. Pemimpin hendaknya selalu mengadakan selfkoreksi, introspeksi dan retrospeksi secara objektip.



18. Prasaja; hiduplah sederhana. Seorang pemimpin senang hidup sederhana

0 komentar:

Posting Komentar