Om Swastiastu Om

.

Kisah Leak 4 - Perjalanan Malam


Kisah ini menceritakan tentang Dadong R yang diajak suaminya, Pekak R, melakukan perjalanan tirta yatra ke Pura Pulaki malam hari.

Seperti telah diceritakan dalam kisah sebelumnya, Pekak R merupakan tokoh Balian yang berasal dari daerah antara Klungkung dan Gianyar. Beliau sangat disegani oleh kawan maupun lawan. Untuk menambah kemampuan Beliau sering melakukan Tirta Yatra ke Pura Besar yang ada di Pulau Bali. Tapi perjalanan tersebut biasanya dilakukan seorang diri.

Suatu saat, Pekak R mengajak Istrinya untuk ikut dalam perjalanan melakukan Tirta Yatra ke Pura Pulaki dimalam hari. Dadong R sangat antusias, mengingat inilah pengalaman pertama untuk melakukan perjalanan malam. Tapi Pekak R mewanti-wanti agar dadong R harus diam saja selama dalam perjalanan.

Setelah segala sesuatunya siap, maka tepat tengah malam mereka berdua berangkat menuju ke kuburan. Dadong R heran, kok menuju ke kuburan, bukannya ke terminal untuk mencari kendaraan. Tapi Beliau tidak berani bertanya karena ingat akan pesan suaminya tersebut.

Setelah sampai di kuburan, ternyata di sana sudah menunggu mobil sedan mewah dengan spirnya seorang gadis yang sangat cantik. Merekapun langsung masuk ke mobil dan memulai perjalanan.

Dadong R heran karena mobil itu bunyinya sangat aneh dan tidak melakukan gerakan belok kiri atau kanan. Jalannya sangat lurus dan yang ada cuman gerakan naik bukit dan turun jurang. Selama dalam perjalanan mereka sama sekali tidak melakukan obrolan.

Setelah "sepemakan sirih" (kira-kira 15 menit) dalam perjalanan, maka mereka sudah sampai di depan Pura Pulaki. Merekapun segera melakukan persembahyangan. Setelah selesai maka mereka segera pulang ke rumah dengan menaiki mobil yang sama dengan kondisi perjalanan yang sama yaitu lurus dan naik turun.

Keesokan harinya Pekak R mengajak istrinya untuk berkunjung ke rumah supir mobil tersebut untuk mengucapkan terimakasih karena sudah diantarkan menuju Pura Pulaki. Siang hari mereka segera berangkat, rumah dari supir tersebut ternyata terletak di area tegalan yang tidak jauh dari rumah Pekak R. Dadong R penasaran untuk segera melihat dan ngobrol dengan supir tersebut.

Setelah mereka sampai, alangkah terkejutnya Dadong R, ternyata yang menjadi gadis cantik supir mobil tersebut adalah seorang nenek-nenek yang sudah sangat tua, keriput lagi. Sangat beda jauh dengan penampilannya waktu menjadi supir yaitu seorang gadis muda belia yang sangat canti. Dengan ramah nenek tersebut menyambut kedatangan mereka. Dengan penasaran Dadong R menanyakan dimana mobil yang tadi malam dipakai tersebut diparkir.

Si nenek segera menunjuk ke pelepah daun kelapa yang sudah kering, dan bilang bahwa mobil mewah yang mereka tumpangi kemarin sebenarnya adalah pelepah daun kelapa. Dadong R baru menyadari bahwa dia sudah mengalami peristiwa yang susah dianalisa dengan akal sehat. Kemudian mereka pun pamitan kepada si nenek

Moral dari cerita ini adalah, apa yang kita lihat sebenarnya bukanlah yang asli

0 komentar:

Posting Komentar