Om Swastiastu Om

.

Kisah Leak 1 - Leak Gundul


Kisah ini dituturkan oleh teman penulis yang berasal dari daerah Gianyar. Teman penulis (sebut saja Wayan S) mempunyai seorang paman yang sangat mumpuni dalam hal olah spiritual sebut saja bernama Paman A. Diceritakan bahwa terjadi perselisihan di keluarga besar Paman A, dimana ada pihak keluarga lain yang membikin onar (sebut saja Paman X). Sebab perselisihan yang terjadi tidak bisa dibicarakan detil disini.


Akibat perselisihan tersebut Paman X sering mengancam keluarga Paman A. Suatu saat Wayan S main ke rumah Paman A dan berniat untuk menginap, tujuannya melakukan silahturahmi karena lama tidak ketemu. Sesudah ngobrol ngalor ngidul Paman A mengingatkan Wayan S kalau mau menginap agar tidurnya di atas jam 12 malam. Wayan S menanyakan alasannya, dijawab bahwa nanti akan ada sesuatu yang terjadi.


Suasana malam itu terlihat sangat sepi, maklum di daerah pedesaan, sekitar jam 12 malam terdengar ledakan di depan angkul-angkul (pintu masuk khas Bali), buru-buru Paman A berlari kesana dan langsung meloncat di atas tanah yang meledak itu. Wayan S menyaksikan sesosok Mahluk yang berwujud raksasa gundul (Paman A menyebutnya dengan Leak Gundul) berusaha untuk muncul ke permukaan dari rekahan tanah yang meledak tersebut. Namun mahluk tersebut tidak bisa muncul karena keburu diinjak oleh Paman A.


Ledakan terjadi berkali kali di tempat terpisah, dimana Paman A pun bergerak kian kemari untuk menginjak kepala dari Leak Gundul tersebut agar tidak mampu muncul ke permukaan tanah. Akhirnya ledakan berhenti dan suasana malam itu kembali sunyi sepi dan tenang. Wayan S menanyakan siapa orang yang menjadi Leak Gundul tersebut, Paman A memberitahukan bahwa besok akan ada orang yang ke rumah untuk minta maaf, dialah yang menjadi Leak gundul itu.


Setelah kejadian Wayan S penasaran dan tetap tinggal di rumah Paman A, ternyata keesokan harinya Paman X datang ke rumah Paman A dan meminta maaf dan berjanji tidak akan membuat onar lagi, oleh Paman A dimaafkan asal dia memegang teguh janjinya.

Moral dari kejadian ini adalah janganlah kita memakai ilmu kita untuk melakukan kejahatan

0 komentar:

Posting Komentar